Friday, June 23, 2017

Tidak Semua Permasalahan Pencernaan Pada Bayi Disebabkan Karena Alergi Susu Sapi


Berbicara tentang masalah pencernaan pada Balita merupakan topik yang sangat menarik bagi para orang tua khususnya para orang tua muda karena permasalahan ini sering kali dihadapi oleh para orang tua muda yang baru memiliki balita. Banyak sekali orang tua muda yang belum memahami permasalahan pencernaan pada balita dan mereka sering mengganggap bahwa permasalahan pencernaan balita karena alergi susu sapi. Padahal tidak semua permasalahan pencernaan pada balita disebabkan karena alergi susu sapi.

Mengapa demikian ??

Karena berdasarkan pengalaman yang pernah saya alami sendiri saat putra saya masih balita. Waktu bayi , putra saya mengalami masalah pernafasan dan pencernaannya. Hal ini terjadi karena saya mengalami masalah saat melahirkannya, waktu itu bayi saya diperkirakan berat badannya lebih dari 4 kg, dan saya tidak dapat melahirkan dengan normal padahal pembukaan sudah penuh dan air ketuban pun sudah pecah, peristiwa ini terjadi tahun 2003. 

Akhirnya saya dipindahkan ke Rumah Sakit besar yang lebih lengkap peralatannya karena di klinik tempat saya melahirkan peralatannya belum lengkap dan tidak ada ruang operasinya. 

Perjalanan menuju Rumah Sakit cukup lama makan waktu sekitar 2 jam saya harus menahan rasa sakit selama diperjalanan, harus menarik nafas panjang dan tidak boleh dikejankan padahal perut rasanya sudah mulas tak tertahankan. Setelah sampai di Rumah Sakit saya langsung dibawa ke Ruang operasi dan dilakukanlah tindakan Cecar. 

Saat itu bayi saya sempat dinyatakan kuning dan harus disinar, namun sayangnya karena kurangnya pengalaman saya, saya tidak sampai menanyakan secara mendetil kenapa dia kuning dan berapa persen kuningnya.

Setelah operasi selesai dilaksanakan, sayapun dimasukan ke ruangan pemulihan, setelah kondisi saya pulih saya dipindahkan kembali ke klinik tempat saya pertama kali masuk untuk melahirkan.

Setelah pulang dari klinik bersalin kondisi bayi saya sudah normal, tidak kuning lagi, namun disarankan untuk dijemur saat pagi hari oleh dokter yang anak yang menanganinya.

Seiring dengan berjalannya waktu ternyata ada masalah terhadap kesehatan bayi saya, nafasnya tidak lega, seperti ada slem yang tidak keluar dan sering batuk dan pilek selain itu pencernaannya juga bermasalah.

Saya sempat berkonsultasi dengan dokter anak yang menanganinya namun dokternya bilang tidak ada masalah yang berarti ini karena daya tahan tubuhnya yang lemah.

Tidak puas dengan penjelasan dokter yang menanganinya akhirnya saya pindah ke dokter anak lainnya karena kondisi anak saya semakin parah bukan hanya karena dia sering terserang batuk, pilek dan buang-buang air tetapi perkembangannya pun terhambat, saat ia berusia 9 bulan tubuhnya sangat lemah dan dia tidak bisa duduk dengan tegak.

Akhirnya saya bertemu dengan Dokter Spesialis Anak yang sangat perhatian sekali beliau adalah Dr. Romundang L. Toruan yang saat ini praktek di Jln.Panjang Cidodol no.1 Dekat Komplek Sekneg. Beliau melihat bahwa anak saya ini sangat terlambat perkembangannya dan jika tidak segera di tangani dia bisa lumpuh.

Orang tua mana yang tidak syok mendengar hal ini namun beliau memberikan harapan dan semangat kepada saya bahwa anak ini masih bisa tertolong jika segera di tangani, akhirnya beliau menyarankan kepada saya untuk melakukan tes laboratorium terhadap anak anak saya dan ronsen paru-parunya untuk mengetahui apa penyebabnya sehingga pernafasannya bermasalah.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan tes laboratorium terhadap anak saya barulah di ketahui bahwa ada flek di paru-parunya dan pencernaannya pun bermasalah hal ini terjadi karena riwayat melahirkan saya yang bermasalah . Karena pencernaannya bermasalah maka dia tidak bisa mengkonsumsi susu sapi dengan kadar laktosa tinggi, sehingga dokter menyarankan untuk memberikan susu sapi dengan kadar laktosa rendah sebagai tambahan ASI.

Setelah menjalani pengobatan flek paru-parunya kondisi kesehatan anak saya pun semakin membaik dan daya tahan tubuhnya pun semakin meningkat dan , pencernaanya pun sudah semakin kuat sehingga lambat laun ia dapat mengkonsumsi susu sapi dengan kadar laktosa tinggi dan saat ini dia sudah menjadi remaja dan duduk di kelas dua SMP.


Berdasarkan pengalaman pribadi yang saya alami maka saya sangat percaya bahwa tidak semua permasalahan pencernaan yang terjadi pada anak karena disebabkan alergi susu sapi.

Karena itu saat #Enfaclub mengadakan acara diskusi interaktif dengan Tema "Tidak Semua Masalah Pencernaan Berkaitan Dengan Alergi" saya segera mendaftar karena menurut saya acara ini sangat bagus sekali untuk para orang tua karena tidak semua orang tua paham dengan hal ini. Acara diskusi interatif ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Juni 2017 di Tanamera Cuisine Lantai 2 Jln. Kh. Ahmad Dahlan No.16A Kramat Pela, Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Dalam acara diskusi interaktif ini hadir sebagai pembicara :
  1. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A yang membahas tentang "Kenali Permasalahan Pencernaan si Keci"l
  2. M.Nuh Nasution Tim Ahli EnfaA+ yang membahas tentang "Kenali Alergi Si kecil Lewat Tes Alergi Susu Sapi"
  3. Group Head Digital Zenit Optimedia Parjono Sudiono yang membahas tentang Cara Membuat Artikel SEO Friendly
Namun dalam kesempatan ini saya akan lebih banyak membahas tentang materi yang di sampaikan oleh dr. Ariani dan Bapak M.Nuh Nasution karena hal ini sangat berkaitan sekali dengan masalah Alergi Susu Sapi Pada Bayi

Dalam diskusi interaktif ini dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A menjelaskan bahwa "Tidak Semua Masalah Pencernaan Berkaitan Dengan Alergi", para orang tua harus memahami serba-serbi masalah pencernaan pada balitannya.
dr. Ariani Dewi Widodo Sp.A
Beliau menjelaskan bahwa seluruh anggota tubuh kita memiliki peranan yang sanggat penting, demikian halnya dengan pencernaan. Pencernaan berperan untuk memproses makanan yang sarinya akan diserap oleh usus kemudian zat gizinya didistribusikan kedalam tubuh melalui pembuluh darah keseluruh bagian tubuh untuk pertumbuhan perkembangan kecerdasan.

Namun sebagian besar bayi mengalami masalah pencernaan pada usia dini hal ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain ;
1. Functional GI Discomfort sering terjadi pada usia < 1 Tahun
2. Ketidak Nyamanan Pencernaan akibat :
    Nutrisi
  • Gas dalam usus berlebihan
  • Gangguan penyerapan karbohidrat
  • Cara pemberian minuman
  • Alergi Protein susu sapi/intoleransi
    Non Nutrisi
  • Motilitas
  • GER
  • Hormon Usus
  • Gangguan flora usus
Dan 50% bayi mengalami gejala ketidaknyamanan (discomfort) selama tahun pertama.

  
Gejala-gejala yang timbul jika pencernaan mengalami masalah yaitu antara lain :
  • Kembung
  • Sering buang gas
  • Mual atau muntah 
  • BAB tidak lancar
  • Rewel tanpa sebab yang jelas.
Jika hal ini berlangsung dalam jangka panjang lebih dari 3 bulan akan menyebabkan resiko kesehatan mental dikemudian hari seperti :
  • Agresi
  • Hiperaktif
  • Cemas (anxiety)
  • Gangguan Tidur
  • Migrain
  • Alergi
Mengapa masalah pencernaan sering kali dikaitkan dengan alergi?
Karena gejala alergi terjadi pada 3 area yaitu antara lain :
  1. Kulit antara 50-70%
  2. Saluran cerna 50-60%
  3. Pernafasan 20-30%
Tidak semua masalah Pencernaan disebabkan oleh alergi karena 50% permasalah pencernaan pada bayi karena sistem pencernaanya yang belum matang serta perut sensitif. Sedangkan angka kejadian disebabkan oleh alergi protein susu sapi hanya sekitar 7%

Pada bayi saluran pencernaan anak belum matang sehingga pencernaannya akan terus mengalami perkembangan sesuai dengan berkembangnya usiannya. Saat bayi ukuran lambung masih kecil dan produksi enzim masih terbatas khususnya Eterokinase dan Laktase.

Lalu apa yang harus dilakukan ibu jika pencernaan bayi mengalami masalah ?
  • Eksplorasi masalah pencernaan pada anak
  • Catat makanan yang dikunsumsi selama 3 x 24 jam terakhir
  • Konsultasi dengan Dokter Anak 
Nah menyambung pembahasan yang disampaikan oleh dr. Ariani , Bapak M.Nuh Nasution menyampaikan bahwa di #enfaclub sudah ada #Tesalergisususapi melalui website https://www.enfaclub.com/testalergi-sususapi/
Di website ini ayah dan bunda dapat melakukan tes alergi pada bayinya dengan mengisi pertanyaan yang ada dengan berdasarkan gejala-gejala yang dialami oleh si bayi. Isilah pertanyaan yang ada sesuai dengan kondisi yang dialami oleh si bayi dengan sebenarnya untuk mendapatkan hasil yang akurat.
Dengan melakukan tes alergi susu sapi pada bayi  ini orang tua dapat mengetahui dengan pasti apa penyebab masalah pencernaan pada bayinya apakan memang karena alergi susu sapi atau karena pencernaan bayi yang belum matang dan sensitif. Dengan demikian orang tua dapat mengambil tindakan lebih lanjut atau berkonsultasi dengan Dokter Anak mengenai susu apa yang sebaiknya diberikan kepada bayinya sebagai  pendamping ASI.
Selain itu di website ini juga ayah dan bunda bisa mengetahui produk-produk enfagrow yang tepat untuk kondisi bayinya, enfagrow juga memiliki produk susu dengan kadar laktosa yang sangat rendah sehingga baik dikonsumsi oleh bayi yang bermasalah pencernaannya seperti masalah pencernaan yang di alami oleh anak dian.

Demikian lah rangkaian pembahasan yang disampaikan dalam diskusi interaktif ini yang berhubungan dengan masalah pencernaan pada bayi, terimakasih kepada Bunda Elisa Koraag, #Bloggercihuy dan mba Nury Sybli yang sudah mengizinkan saya untuk ikut hadir dalam acara ini. 

Sampai berjumpa di pembahasan selanjutnya ya salam..

Sunday, June 4, 2017

Himbauan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Kepada Masyarakat Untuk menjaga Kesehatan Selama Beribadah Puasa Di Bulan Ramadhan Dan Mudik Lebaran



Saya mengikuti acara Bincang santai Blogger dengan Kementerian Kesehatan
Republik Indonesia di RPTRA Kalijodo


Beberapa hari yang lalu saya bersama beberapa rekan-rekan Blogger hadir dalam Acara bincang santai Blogger dengan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang di wakili oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dr. H.R. Deddy Kuswenda .M.Kes , Direktur Kesehatan Kerja dan olah Raga drg.Kartini Rustandi M.Kes, dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Acara ini diselenggarakan pada hari, Jum'at 02 Juni 2017 di RPTRA Kalijodo, Jakarta Utara.

Acara bincang santai ini merupakan salah satu agenda rutin dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia untuk mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup sehat atau yang sering disingkat dengan GERMAS.
Edukasi Kepada masyarakat tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
(GERMAS)

Selain dari itu melalui acara ini Kementrian Kesehatan Republik Indonesia juga ingin menyampaikan himbuanan kepada masyarakat luas melalui rekan-rekan Blogger bagaimana menjaga kesehatan selama menjalani Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan dan saat mudik ke Kampung halamannya masing-masing.

dr. H.R Deddy Kuswenda.M.Kes Direktur Promosi Kesehatan dan
Pemberdayaan Masyarakat
Sumber Foto : Febrianty Rachma

Pada kesempatan ini dr.H.R. Deddy Kuswenda. M.Kes Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat menyampaikan beberapa tips yang perlu menjadi perhatian kita selama menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan, tipsnya itu antara lain : 
  1. Setelah berbuka puasa disarankan untuk minum yang cukup agar tidak dehidrasi, usahakan untuk banyak mengkonsumsi air putih karena air putih sangat baik sekali untuk tubuh kita terutama untuk ginjal.
  2. Setelah berbuka puasa makanlah makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Empat sehat lima sempurna.
  3. Jangan berbuka puasa langsung dengan porsi besar.
  4. Jangan makan terlalu banyak saat berbuka puasa. Makan berlebihan tidak hanya dapat mengganggu kesehatan tubuh , tetapi juga membuat ngantuk saat sholat tarawih.
  5. Saat Sahur, disarankan makan buah-buahan untuk vitamin dan sumber karbohidrat seperti nasi  dan ubi-ubian yang dapat bertahan sampai saatnya berbuka.
  6. Jika memungkinkan tidur lah di awal siang untuk mengumpulkan energy. Hindari sinar matahari dan panas yang dapat menimbulkan dehidrasi.
  7. Minimalkan penggunaan tenaga fisik . dianjurkan untuk berolahraga yang tidak intensif di sore hari sebelum saat berbuka.
  8. Penderita diabetes harus secara teratur memonitor gula darah mereka,  cukup hindari dan tidak makan  yang manis-manis
  9. Orang yang lemah fisik seperti ibu hamil atau menyusui , lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung, atau asma , biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. bila tetap berpuasa, mereka harus berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tanda-tanda gangguan kesehatan.
  10. Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis.
  11. Segera membatalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan.
Beberapa tips ini disampaikan sesuai dengan kondisinya masing-masing jika kita tetap ingin berpuasa bagi poin nomor 09, memang sebaiknya berkonsultasi dengan dokter yang mengangani agar puasa yang dilakukannya terkontrol dan asupan gizi yang dibutuhkan tubuh tetap terpenuhi. 

Setelah dr.H.R. Deddy Kuswenda M.Kes menyampaikan tips-tips tentang bagaimana kita menjaga kesehatan selama Berpuasa di Bulan Ramadhan, maka narasumber selanjutnya adalah drg. Kartini Rustandi. M.Kes.

Dalam kesempatan ini drg. kartini menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan persiapan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dalam mengantisipasi permasalahan yang timbul saat arus mudik terjadi.

Saat mudik lebaran tahun ini, ada 15 Provinsi yang menjadi prioritas pemantauan angkutan jalan yaitu Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, Banten DKI Jakarta, Jawa Barat Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa timur, Nusa Tenggara Barat , Kalimantan Barat, Kalimantan timur dan Sulawesi Selatan.

drg. Kartini Rustandi. M.Kes. Direktur Kesehatan Kerja Dan Olah Raga
Sumber Foto : Febriyanti Rachma
Menurut drg.Kartini yang menjadi focus utama dukungan kesehatan dalam menghadapi mudik lebaran adalah :
  • Layanan Emergency 119 apabila pemudik mengalami kecelakaan atau yang sifatnya darurat terkait dengan pelayanan kesehatan dapat menghubungi layanan 119.
  • Koordinasi pos layanan kesehatan. Puskesmas dan dan Rumah sakit menjadi bagian pelayanan kesehatan yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten atau Kota,
  • Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi. Penilaian status kesehatan dan kelayakan pengemudi. Jika ada pengemudi yang ketahuan menggunakan Narkoba atau zat terlarang maka hasil pemeriksaan akan di serahkan kepada kepala terminal atau stasiun untuk memberikan tindakan atau disiplin kepada pengemudi yang positif menggunakan narkoba atau mengkonsumsi minuman beralkohol.
  • Melakukan promosi kesehatan menjelang mudik lebaran berupa Banner, Poster, Flayer dan leaflet.


Selain itu juga drg. Kartini menjelaskan bahwa Kementrian Kesehatan telah menyedikan Pos Layanan Kesehatan yang tersebar di 15 Provinsi yang terdiri dari :
  • 913 Pos Kesehatan
  • 2228 Puskesmas
  • 374 Rumah Sakit
  • 207 Kantor Kesehatan Pelabuhan.
Dan ada sekitar 3.862 Pos Pos kesehatan yang di persiapkan di Jalur Mudik Lebaran yang terdiri dari :
  • Pos Kesehatan Dinas Kesehatan sejumlah 3141 Pos Kesehatan yang terdiri dari Pos Kesehatan Lapangan dan Puskesmas.
  • Pos Kesehatan Kantor Kesehatan Pelabuhan  (KKP) sekitar 207 Pos Kesehatan
  • Rumah Sakit Rujukan berjumlah 374 Rumah Sakit
  • Layanan Emergency sekitar 104 PSC.

Selain itu dalam kesempatan ini Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga menyampaikan beberapa hal yang telah dilakukan dalam rangka memberikan pengawasan terhadap kesehatan makanan yang dijual untuk berbuka puasa seperti Takjil untuk mengetahui apakan makanan yang di jual tersebut aman untuk di konsumsi oleh masyarakat atau ada indikasi di temukannya zat-zat berbahaya bagi kesehatan tubuh dalam takjil yang di konsumsi oleh masyarakat.


Selain itu Dinas kesehatan DKI Jakarta juga aktif melakukan pemeriksaan Narkoba terhadap pengemudi Bus dan Travel, untuk menjaga keselamatan para penumpang bus dan trevel antar kota dan provinsi. Namun yang menjadi kekhawatiran bagi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta adalah tidak adanya pengawasan bagi pengemudi travel dan bus antar kota dan provinsi di terminal-terminal bayangan.

Oleh karena itu Dinas  Kesehatan DKI Jakarta sangat mengharapkan peran serta para blogger untuk ikut memebantu mengawasi para pengemudi yang nakal atau ketahuan menggunakan narkoba atau minuman keras saat hendak mengendarai Bisnya atau yang telah mengendarai bisnya.

Hasil temuan ini dapat dilaporkan ke Terminal besar terdekat baik itu kepada pihak terminal dan kepolisian untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Selain itu kementrian kesehatan Republik Indonesia juga mengharapkan peran serta para blogger untuk menginformasikan hal penting ini kepada masyarakat luas melalui media social.

Dalam kesempatan ini juga Drg. Kartini menyampaikan beberapa tips untuk masyarakat yang ingin mudik lebaran untuk menjaga kesehatannya, antara lain :
  1. Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik
  2. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, periksa kondisi kelayakan kendaraan,
  3. Tidak meminum obat yang menyebabkan kantuk dan minuman keras sebelum dan sedang mengemudi,
  4. Istirahat setiap 4 jam perjalanan,
  5. Jangan paksakan mengemudi bila lelah dan mengantuk,
  6. Disiplin dan patuhi rambu lalulintas
  7. Kendalikan kecepatan kendaraan terutama pada kondisi jalan rusak atau bergelombang , saat hujan dan cuaca buruk,
  8. Kendaraan tidak melebihi muatan dan tidak menyalahi peruntukannya,
  9. Gunakan masker dan lindungi dari asap, debu dan polusi,
  10. Jangan mengkonsumsi makanan atau minuman yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal ,
  11. Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum dan sesudah makan,
  12. Konsumsi makanan dan minuman yang bersih dan sehat,
  13. Buang sampah pada tempatnya,
  14. Buang air keci atau besar di toilet yang tersedia dan
  15. Bila terasa sakit, manfaatkan Pos Kesehatan Mudik karena semua pelayanan di Pos Kesehatan mudik itu gratis, jadi manfaatkan pos pelayanan kesehatan yang ada sebaik-baiknya agar kondisi badan kita fit sehingga kita siat melanjutkan perjalanan jauh menuju kampung halaman.

Demikianlah beberapa saran dan tips yang diberikan oleh kementrian kesehatan semoga kita dapat menjaga kesehatan kita dengan baik dan manfaatkanlah fasilitas kesehatan yang telah di sediakan dengan baik, sehingga kita siap untuk melakukan perjalanan panjang.

Baiklah sampai berjumpa di pembahasan selanjutnya ya, salam......








Monday, May 29, 2017

New Wave Sustainable Agribusiness : Suatu Upaya Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Mutu Pertanian Di Indonesia





Para Nara Sumber Acara New Wave Sustainable Agribusiness



Bicara tentang pertanian di Indonesia merupakan satu topik yang sangat menarik bagi saya karena hal ini menyangkut hajat hidup seluruh rakyat Indonesia , namun tak banyak yang kita ketahui tentang kondisi pertanian di Indonesia yang sebenarnya, karena selama ini saya masih beranggapan bahwa negara kita ini kaya dengan hasil pertaniannya , tetapi kenapa kok  mengimpor beras dari Thailand ?. Demikian pula dengan gula pasir, menurut saya perkebunan tebu di Indonesia cukup berhasil tetapi negara kita juga mengimpor gula dari India.

Kini timbul satu pertanyaan besar di dalam benak saya, sebenarnya kondisi pertanian di Indonesia saat ini seperti apa sih ?

Akhirnya pertanyaan besar saya terjawab sudah setelah saya menghadiri diskusi dengan Teman "New Wave Sustainable Agribusiness" yang dilaksanakan pada hari Jum'at 19 Mei 2017 di @America Pacific Place Mall - SCBD Jl. Jendral Sudirman Jakarta. Acara diskusi ini isi oleh Nara Sumber yang berkompeten dibidangnya yaitu antara lain : Dr. Bayu Krisnamurthi  Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Tahun 2010-2011 , Said Abdullah Koordinator Nasional Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan dan Dea Salsabila Amira Founder dan CEO of Ur-Farm. 

Pada kesempatan pertama yang menjadi pembicara dalam diskusi ini adalah Dr. Bayu Krisnamurthi. Dalam kesempatan ini beliau menjelaskan Bagaimana mencapai Sustainable dalam Agribusiness di Indonesia, namun sebelum mencapai hal seperti ini hal yang harus kita pahami bersama adalah tentang kondisi pertanian yang ada di Indonesia. 

Secara global saat ini lahan pertanian di dunia mengalami penurunan yang cukup signifikan hal ini dapat kita lihat dari grafik di bawah ini.

Kondisi Lahan pertanian di Dunia

Dr. Bayu menjelaskan secara garis besar bahwa garis merah pada grafik ini menunjukan adanya penurunan area lahan pertanian dari tahun ke tahun di seluruh dunia. Nah bagaimana dengan kondisi lahan pertanian yang ada di Indonesia ?

Kondisi Pertanian di Indonesia

Dari grafik di atas dapat kita lihat bersama bahwa lahan pertanian di Indonesia mengalami penurunan dari tahun 2012 seluas 0,203 ha menjadi 0,198 ha di tahun 2013 penurunan ini sebesar -0,6%, Data ini berdasarkan data Statistik Lahan Pertanian, PusDaSITan, Kementan 2014.

Penurunan seperti ini terjadi karena semakin banyaknya lahan pertanian di Indonesia yang berubah fungsi menjadi lahan perumahan. Hal ini banyak terjadi di daerah Ciledug Tangerang, dulu waktu saya baru pindah di Ciledug tahun 1989 masih banyak lahan pertanian yang bisa saya jumpai, namun seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan daerah Ciledug , daerah pertanian itu kini sudah berubah menjadi lahan perumahan. Itu baru di daerah Ciledug, bagaimana dengan lahan pertanian yang ada di daerah lain ? saya rasa nasibnya sama dengan yang ada di daerah Ciledug.

Nah yang menjadi pertanyaan kedua adalah bagaimana mencapai Sustainable ?
Sebelum membahas bagaimana mencapai sustainable Dr. Bayu memberikan pemahaman kepada kita makna dari Sustainable. Sustainable dilihat dari 3 (tiga) hal yaitu :

1. Sustainable harus memenuhi unsur-unsur sebagai berikut :

Sustainable satu unsur kesatuan yang utuh
Untuk mencapai suatu kondisi Sustainable harus adanya pertumbuhan ekonomi yang baik sehingga penghasilan kita mengalami peningkatan, tercapainya kondisi Adil dan Makmur di mana socio evironmental terbagun dengan sangat baik kemudian ada masyarakat yang melakukan perubahan sebagai satu bentuk tanggungjawab sosial serta adanya area atau lahan yang diolah dengan baik sehingga sustainable itu dapat tercapai.

2. Sustainable dan meningkatnya tingkat konsumsi masyarakat
Saat ini yang harus kita pahami bersama adalah bahwa Indonesia sudah menjadi negara konsumtif. Indonesia menempati peringkat ke 16 negara terbesar tingkat ekonominya di dunia. Dengan anggota 45 Juta orang tingkat konsumennya, 53 %  jumlah populasi terbesar di daerah perkotaan.  Dengan tingkat produksi 74% dari Gross Domestic Product . Jumlah tenaga kerja  yang memiliki kemampuan ekonomi sekitar 55 Juta jiwa. Sehingga ada kesempatan pasar sekitar 0, 5 Juta milyard di bidang pelayanan konsumen, pertanian, pertanian, pendidikan dsb. Dan hal ini diperkirakan akan mengalami peningkatan di tahun 2030

Prediksi Kondisi Indonesia di tahun 2030

Dilihat dari slide di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa kebutuhan akan konsumsi pangan di Indonesia semakin meningkat dengan semakin meningkatnya tingkat perekonomian masyarakat dan jumlah penduduk Indonesia.

3.  Inovasi dan kreativitas yang berkelanjutan 

Jika kita lihat poin ke 2 (dua) bahwa saat ini peluang bisnis di bidang pangan cukup sangat besar karena tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi saat ini sehingga sebagai generasi muda kita harus dapat mengembangkan inovasi dan kreativitas yang kita miliki untuk memenuhi kebutuhan pangan di Indonesia.

Sasaran yang ingin di capai dengan adanya pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development) yaitu antara lain :


  1. Tidak ada masyarakat miskin artinya masyarakat kita sudah sejahtera sehingga angka kemiskinan masyarakat dapat di tekan seminimal mungkin bahkan mencapai angka 0% .
  2. Tidak ada masyarakat yang kelaparan, artinya seluruh masyarakat sejahtera sehingga tidak ada masyarakat miskin yang kelaparan.
  3. tingkat kesehatan yang baik dan masyarakatnya sejahtera
  4. Pendidikannya berkualitas sehingga semua masyarakat mendapat pendidikan yang layak.
  5. Adanya kesetaraan gender maksudnya tidak ada diskriminasi, semua mendapatkan hak dan kewajiban yang seimbang.
  6. Ketersediaan air yang bersih dan sanitasi yang baik dan layak. dan sebagainya.
Untuk mencapai 17 (tujuh Belas) hal ini maka apa yang harus kita lakukan sebagai generasi muda Indonesia ? yang harus kita lakukan adalah melakukan percepatan atau lompatan besar dalam membuat sebuah inovasi agar kita dapat bersaing dengan generasi muda yang lainnya terutama di bidang Agribusiness.


Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah Apa yang bisa kita lakukan untuk melakukan pembangunan berkelanjutan di bidang Agribusisness ?

Menurut Dr. Bayu Jawabannya adalah "Mulailah dari dirimu, apa yang kamu miliki, dan  lakukan apa yang bisa kamu lakukan".
Beruntung sekali dalam diskusi ini kami dapat berkenalan dengan dua orang anak muda yang telah berhasil meengembangkan kreativitasnya dan melakukan inovasi baru di bidang Agribusiness mereka itu adalah Said Abdullah  koordinator Nasional Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan dan Dea Salsabila Amira Founder dan CEO of Ur-Farm.

Dalam kesempatan ini masing-masing anak muda ini menceritakan kiprahnya di bidang Aribusiness ini,  seperti yang disampaikan oleh Said Abdullah Ia menyampaikan bahwa tujuan dididikannya Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan adalah "Terwujudnya kedaulatan rakyat atas pangan di Indonesia". 
Said Abdullah Kordinator Nasional Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan
Said Abdullah menjelaskan  kondisi yang ada di Pertanian Indonesia adalah sebagai berikut :
  1. Mandegnya regenerasi petani, saat ini kenyataan yang ada banyak anak muda di daerah yang lebih memilih untuk bekerja di daerah perkotaan dibandingkan menjadi petani sehingga usia < 35 th hanya sekitar 12,2% sedangkan usia 35-45 th sekitar  26,0% dan usia > 45 th 61,6%. Ini menunjukan bahwa usia produktif petani Indonesia sangat minim sekali sehingga bisa kita lihat hasilnya
  2. Minimnya Pendapatan dan kesejahteraan Petani indonesia
  3. Akses dan kepemilikan lahan sempit
  4. Konversi Lahan dan Degradasi Agroekosistem 
Karena kondisi seperti inilah maka Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan mencoba untuk menggugah generasi muda Indonesia untuk berbuat sesuatu bagi pertanian di Indonesia salah satunya adalah dengan membentuk forum Duta Petani Muda dan berjejaring dan saat ini sudah ada sekitar 554 Petani muda yang tergabung di forum ini, selain itu juga dilakukan Pemilihan Duta Petani Muda yang saat ini sudah di selenggarakan 2 kali yaitu pertama pada tahun 2014 dan yang kedua adalah tahun 2016.

Duta petani muda merupakan ajang pemilihan  inspirator mudah pertanian di Indonesia. Kegiatan ini di dasari  mandegnya regenarasi petani yang dapat mengancam ketersediaan pangan di masa depan. Dengan demikian diperlukan upaya untuk mengajak generasi muda untuk terjun kedunia pertanian. salah satunya dengan  menjadikan image petanian menjadi pekerjaan yang didambakan oleh kaum muda bukan lagi sebagai pekerjaan yang kumuh dan tidak menjanjikan.

Dan saat ini sudah banyak Duta Petani yang telah berhasil di bidang Agribusiness dan telah menghasilkan omset ratusan juta dari usaha di bidang pertanian.


Dea Salsabila Amira Founder dan CEO Ur-Farm

Selain dari Koalisi Rakyat Kedaulatan Pangan , kita juga diperkenalkan dengan salah seorang wanita muda pengusaha di bidang Agribusiness dia adalah Dea Salsabila Amira. Dea menjelaskan awal berdirinya Ur-Farm karena melihat kondisi pertanian di Indonesia yang cukup memprihatinkan. Dea menilai bahwa selama ini proses pendistribusian pangan di Indonesia ini terlalu panjang rantainya sehingga harga yang ada di pasaran sangat jauh dari harga yang diterima oleh para petani sehingga kondisi seperti ini cukup merugikan para petani kita.

Oleh karena itu melalui Ur-Farm Dea ingin mencoba memperpendek rantai distribusi pemasaran hasil pertanian sehingga para petani dapat merasakan penghasilan yang layak karena Ur-Farm berperan sebagai media penghubung antara konsumen dengan para petani selain itu juga Ur-Farm berusaha untuk memberikan produk terbaik untuk masyarakat sehingga produk pertanian yang di jual oleh Ur-Farm adalah bahan pangan yang ditanam secara organik, selain itu Ur-Farm terus melakukan inovasi-inovasi terbaru dalam bidang pertanian dengan membuat produk-produk lain yang ramah lingkungan seperti note book yang mengandung bibit tanaman sehingga setelah di pakai kertasnya , kertas tersebut bisa di tanam dan nantinya akan tumbuh tanaman baru seperti sayuran, ini merupakan iovasi terbaru dari Ur-Farm dan masih akan terus di kembangkan.

Menurut saya apa yang dilakukan oleh anak muda ini merupakan satu langkah yang besar guna meningkatkan pertumbuhan pangan di Indonesia dan kita harus mendukung upaya mereka salah satu caranya adalah membeli produk pangan dari para petani ini serta menjaga lingkungan kita agar lebih asri dan bersih serta mulailah memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah kita untuk menanan sayuran atau buah yang bisa kita manfaatkan sendiri.
Terimakasih atas perhatiannya semoga kita bisa meningkatkan peran petani kita dan memajukan mutu pertanian indonesia. Sampai berjumpa di lain kesempatan salam..  

 
 

Thursday, May 18, 2017

Penganugrahan TKI Inspiratif Tempo : Apresiasi Terhadap Kerja Keras Dan Kesuksesan TKI Indonesia



Suatu kehormatan bagi saya untuk hadir dalam acara
Penganugrahan TKI Inspiratif Pilihan Tempo

Saat ada keluarga atau teman yang ingin menjadi TKI apa yang terlintas di dalam benak kita ?

Pasti banyak tanggapan dan  reaksi yang bermunculan dilingkungan sekitarnya, ada yang mengucapkan selamat karena bisa bekerja di luar negeri namun tidak jarang ada juga yang menanggapinya dengan tatapan sinis dan mencibir.

Namun tanpa kita sadari saudara atau teman-teman kita yang bekerja di luar negeri telah banyak menyumbangkan devisa bagi Negara dan mereka sangat berjasa dalam meningkatkan perekonomian Indonesia.

Berdasarkan data dari Pusat Penelitian Pengembangan  dan Informasi (PUSLITFO BNP2TKI) Periode 2016 Penempatan Tenaga Kerja Indonesia mengalami penurunan dari tahun sebelumnya Tahun 2015 dari 275.736 menjadi 234.451. Penurunan angka ini biasa jadi disebabkan karena semakin membaik dan selektifnya sistim perekrutan, penyeleksian serta pengiriman calon Tenaga Kerja Indonesia ke luar negeri yang dilaksankan oleh BNP2TKI dan hal ini patut kita berikan apresiasi.

Selama ini yang menjadi permasalahan mendasar bagi pengiriman TKI Indonesia adalah masih banyaknya Tenaga Kerja Indonesia yang kurang terampil dan terlatih sehingga mereka kalah bersaing dengan tenaga kerja dari Negara Tetangga seperti Filipina dan Thailand. Hal ini berpengaruh pula terhadap penghasilan dan sector industry yang dapat mereka masuki.

Selain itu masih banyaknya  pengiriman tenaga kerja Indonesia secara Ilegal dan tidak mengikuti standar pengiriman yang ada. Dan kondisi seperti ini sangat membuka peluang besar untuk terjadinya praktek Human Traficking. Jika kita mengunjungi web Site Resmi BNP2TKI yaitu www.bnp2tki.go.id kita dapat melihat secara langsung informasi ini dan kita juga bisa mendowload informasi Penempatan dan Perlindungan terhadap TKI dari Tahun 2011 hingga Maret 2017 secara gratis.

Keterbukaan informasi yang diberikan BNP2TKI ini menunjukan bahwa saat ini Pemerintah semakin gencar memperbaiki system pengiriman TKI ke Luar Negeri dan hal ini didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari  jajaran pemerintahan  baik itu dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Departemen Luar Negeri yang wakili oleh pihak Imigrasi, DPR  serta dari Kalangan Media Masa baik Elektronik maupun Online dan Citizen Jurnalis.

Selain itu bentuk dukungan media masa terhadap perkembangan kemajuan TKI Indonesia adalah pemberian penghargaan berupa "Penganugrahan TKI Inspiratif Pilihan Majalah Tempo" yang telah dilaksanakan pada hari Senin,15 Mei 2017 bertempat di Hotel Millenium Jl.Facrudin Tanah Abang Jakarta Pusat.

Delapan Orang Penerima Penghargaan TKI Inspiratif Pilihan Majalah Tempo


Acara pemberian penghargaan terhadap 8 (Delapan) orang TKI Inspiratif Pilihan Majalah Tempo ini di hadiri oleh para pejabat Pemerintahan Republik Indonesia yaitu antara lain Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Hanif Dakiri, Wakil dari Komisi IX  yaitu Dede Yusuf, Wakil dari Badan Nasional Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yaitu Nusron Wahid, Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah, serta Direktur Utama dan jajaran Direksi Majalah Tempo.

Pimpinan Redaksi Majalah Berita Mingguan Tempo Arief Zulkifli

Acara ini dibuka oleh Pimpinan Redaksi Majalah Berita Mingguan Tempo Arief Zulkifli. Dalam sambutannya Zulkifli menyampaikan bahwa " Selama ini media masa selalu mengangkat berita yang mengerikan tentang TKI", ujar beliau. Namun lewat acara ini tempo ingin mengangkat sisi lain dari TKI.

Menurut Arief Zulkifli saat ini Tenaga Kerja Indonesia banyak tersebar di kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia, Negara-Negara Timur Tengah, Terutama di Arab Saudi dan beberapa Negara Eropa. Banyak juga kisah sukses yang bisa kita dengar dan lihat dari para TKI. Mereka berhasil mendapatkan penghasilan yang lebih bahkan ada yang sukses membuka usaha setelah kembali bekerja dari luar negeri.

Para penerima Anugrah Penghargaa ini adalah 8 (Delapan) TKI inspiratif yang merupakan hasil seleksi dari 5.000 orang. Proses penyeleksian ini berdasarkan dari data-data dari berbagai lembaga salah satunya adalah Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Para Peraih penghargaan itu antara lain Budi Firmansyah, Heni Sri Sundari, Maria Bo, Niok, Nurul Hasanah, Tantri Sakinah, Siti Badriyah, Sutriyani dan Yusuf.

Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Hanif Dzakiri , kepada 8 (Delapan) orang Penerima Penghargaan TKI inspiratif pilihan Majalah Tempo.


Penyerahan Penghargaan oleh Menteri Ketnagakerjaan RI
Kepada 8 (Delapan) orang TKI

Selain pemberian penghargaan kepada TKI Inspiratif Pilihan Majalah Tempo acara dilanjutkan dengan Diskusi Interatif antara seluruh Jajaran Pemerintahan yang hadir dalam acara ini , Para Tamu undangan, Media dan Blogger. Dalam diskusi ini memebahas tentang Urung Rembuk "Perbaikan Sistem Perlindungan TKI".

Diskusi ini sangat menarik menurut saya karena dalam diskusi ini dibahas secara mendalam apa sebenarnya yang menjadi permasalahan mendasar bagi Sistem Perlindungan TKI yang sudah dijalankan saat ini.

Dari pembicaraan yang di sampaikan oleh Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah dalam diskusi ini dapat saya ambil kesimpulan bahwa masih lemahnya perlindungan terhadap TKI yang bekerja di luar negeri dari pihak Pemerintah Indonesia. hal ini terlihat dari masih tingginya kasus trafficking, pengiriman Tenaga Kerja Indonesia secara Ilegal, dan masih banyak kasus-kasus lainnya. Hai ini juga dilihat dari masih lemahnya perlindungan hukum bagi TKI Indonesia.

Dan peraturan Pemerintah yang di buat dinilai kurang pro terhadap para TKI sehingga lebih banyak menguntungkan pihak Majikan , karena itu perlu adanya revisi terhadap peraturan Pemerintah atau Undang-Undang Ketenagakerjaan yang ada saat ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Perwakilan Badan Nasional Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BPN2TKI) bahwa saat ini masih banyak peraturan Pemerintah yang kurang pro terhadap TKI, dan masih menempatkan TKI sebagai satu komoditi, sehingga perlu adanya revisi peraturan Pemerintah mengenai TKI Indonesia termasuk dalam hal perlindungan terhadap TKI Indonesia.

Bahkan dari pihak Kementrian Luar Negeri juga menyampaikan bahwa perlu adanya perubahan mekanisme pengelolaan Tenaga Kerja Indonesia dari Hulu ke Hilir dan harus dilaksanakan secara progresif atau gerak cepat karena sangat banyak permasalahan yang di hadapi dalam hal Pengelolaan Tenaga Kerja Indonesia, termasuk kepada kelengkapan dokumen Tenaga Kerja Indonesia dan seharusnya ditangani oleh pihak-pihak yang berkompeten dan Professional.

Mendengar tanggapan dari berbagai pihak Dede Yusuf sebagai Perwakilan DPR Komisi IX menanggapi bahwa saat ini memang masih banyak hal yang harus diperbaiki dalam tata kelola Tenaga Kerja Indonesia dan semua pihak harus ikut terlibat bukan hanya Pemerintah sebagai pembuat kebijaksanaan, tetapi juga BPN2TKI sebagai Badan yang menempatkan TKI di berbagai Negara ,Departemen Luar Negeri memberikan pengawasan yang lebih lengkap terhadap keaslian dan kelengkapan dokumen calon TKI yang akan Keluar Negeri dan DPR sebagai Badan yang mengawasi kinerja Pemerintah dan ikut menetapkan Kebijakan bagi Pengelolaan Tenaga Kerja Indonesia.

Media Online dan Elektronik serta Blogger juga diharapkan partisipasinya dalam mengawal proses perbaikan ini agar permasalahan Tenaga Kerja Indonesia dapat segera teratasi sehingga kasus-kasus permasalahan yang terjadi pada TKI dapat diminimalisir.

Demikian lah kegiatan yang saya ikuti semoga informasi ini dapat bermanfaat sampai berjumpa dilain kesempatan ya.












Sunday, May 7, 2017

Mencoba Memahami Permasalahan Pabrik Semen Rembang Dari Sudut Pandang Orang Awam

Para Nara Sumber Diskusi Rembang Untuk Indonesia Bpk Agung Wiharto dan Dr. Ir. Budi Sulistijo, M.T

Sebagai masyarakat awam saya kurang mengikuti perkembangan Industri Semen di Indonesia, karena itu saya tidak tahu jika ada permasalahan yang cukup rumit yang sedang dihadapi oleh PT. Semen Indonesia (Persero) sehubungan dengan pembangunan Pabrik Semen Rembang Jawa Tengah. 

Hingga pada akhirnya saya berkesempatan untuk mengikuti Diskusi Interaktif yang diselenggarakan oleh PT Semen Indonesia dengan Tema Rembang Untuk Indonesia pada hari Jum'at 05 Mei 2017 yang berlangsung dari pukul 14.00-17.00 WIB yang bertempat di Kembang Goela Restaurant  Jln. Jendral Sudirman Kav. 47-48 Karet, Semanggi - Jakarta Selatan.

Dalam diskusi ini hadir dua orang Nara Sumber yang sangat kompeten dibidangnya yaitu Bapak Agung Wiharto selaku Sekertaris Perusahaan PT. Semen Indonesia dan Dr. Ir. Budi Sulistijo. M.T Pakar Geologi dan Pertambangan ITB. 

Diskusi ini di bagi dalam dua sesi yaitu Sesi Pertama dan Sesi Kedua. Sesi Pertama dibawakan oleh Bapak Agung Wiharto dengan judul materi "Fakta dan Kondisi Terkini Pembangunan Pabrik semen Indonesia di Rembang". Sedangkan Sesi ke dua dibawakan oleh Bpk. Dr.Ir. Budi Sulistijo, M.P dengan judul materi "Dampak dan Pengelolaan Lingkungan Semen Rembang".

Untuk dapat memahami jalannya diskusi ini saya juga mencari informasi mengenai pokok permasalahan yang sedang di hadapi oleh PT Semen Indonesia sehubungan dengan Pembangunan Pabrik Semennya di Rembang. 

Menurut Koran online Tempo.co edisi Jum'at 18 September 2015 dengan judul postingannya "Kenapa Pabrik Semen di Rembang Menuai Kontoversi ?". dari pemberitaan ini dapat di ambil kesimpulan bahwa Pembangunan Pabrik Semen di Rembang menuai kontroversi panjang karena sebagian Penduduk Pegunungan Kendeg Utara menolak rencana pembangunan Pabrik Semen Indonesia di Rembang. Bahkan mereka sampai mengajukan gugatan ke pengadilan Tata Usaha Negara Semarang dan sempat kalah, selanjutnya mereka mengajukan Banding ke tingkat Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Surabaya.

Permasalahan ini tidak hanya melibatkan sebagian besar penduduk Pegunungan Kendeng Utara Tetapi juga melibatkan Para pakar dan akademikus. Mantan Kepala Badan Geologi Surono mengatakan bahwa kawasan yang bakal menjadi lokasi penambangan merupakan  Cekungan Air Tanah ujar Surono yang lebih dikenal dengan panggilan mbah Rono. Selain itu juga Peneliti Geologi asal Intitut Pertanian Bogor , Untung Sudadi juga mengatakan bahwa kawasan Kendeng Utara juga merupakan karst yang juga berfungsi untuk menyerap air . "Karst ini sangat penting menjaga pasokan air" katanya. Menurut Untung penambangan karst akan merusak lingkungan. 

Nah, untuk menanggapi isu-isu negatif yang berkembang di masyarakat maka PT. Semen Indonesia (Persero) mengundang para Netizen untuk sama-sama berdiskusi tentang persoalan pembangunan PT Semen Indonesia di Rembang. Lewat diskusi ini Bapak Agung Wiharto selaku Sekertaris Perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) berusaha meluruskan pemberitaan yang semakin simpang-siur dimasyarakat luas.

Bapak Agung Winarto Sekertaris Perusahaan PT.Semen Indonesia (Persero)
Dalam diskusi ini, Bapak Agung menjelaskan bahwa pembagian kapasitas pengelolaan semen di Indonesia yaitu antara lain Perusahaan BUMN 34% dan Perusahan Asing dan Swasta 66%.  Saat ini PT Semen Indonesia menempati peringkat pertama dalam memenuhi kebutuhan semen di Indonesia. 

Namun persaingan Industri semen sangat ketat di Indonesia, sebab selain bersaing dengan perusahaan swasta PT. Semen Indonesia juga harus bersaing dengan 4 (empat) perusahaan asing tingkat dunia yang ikut bersaing di pasaran Semen Indonesia. Dengan ketatnya persaingan bisnis semen di Indonesia menyebabkan banyak perusahaan semen yang dulunya milik negara, saat ini sudah dibeli oleh perusahaan asing.

Bagaimana dengan PT. Semen Indonesia sendiri ?
PT. Semen Gresik diresmikan oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno pada tanggal 07 Agustus 1957 dengan kapasitas produksi 250.000 ton semen pertahun. Pada tanggal 08 Juli 1991 Semen Gresik tercatat di Bursa Efek Jakarta dan bursa Efek Surabaya, sehingga menjadi BUMN pertama yang Go Public dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat. 

Pada tanggal 20 Desember 2012 melalaui Rapat Umum Pemegang Saham  Luar Biasa (RUPSLB) Persero. PT Semen Indonesia (persero) Tbk resmi berganti nama dari sebelumnya PT Semen Gresik (Persero) Tbk. Pergantian nama tersebut , merupakan langkah awal dari upaya untuk merealisasikan terbentuknya Strategic Holding Group yang di yakini mampu mensinergikan seluruh kegiatan operasional. Saat ini kapasitas terpasang Semen Indonesia sebesar 29 juta ton semen per tahun, menguasai sekitar 42% pangsa pasar semen domestik. Pt Semen Indonesia memiliki anak perusahaan antara lain PT. Semen Gresik, PT. Semen Padang, PT. Sementonasa dan Thang Long Cement (Sumber informasi Wikipedia Indonesia-PT Semen Indonesia (Persero) Tbk).

Untuk memenuhi kebutuhan permintaan semen yang cukup tinggi yang disebabkan karena pembangunan infrastruktur yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia sejak tahun 2015-2019 maka PT Semen Indonesia melakukan ekspansi dengan mendirikan Pabrik Baru di Rembang sejak Februari 2014. 

Pembangunan Pabrik Baru yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia juga tidak main-main , karena sebelum melakukan pembangunan pabrik mereka juga harus memperhatikan aspek Perundang-Undangan Pendirian Pabrik Baru. Pembangunan Pabrik Baru dilakukan berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 26 Juni 2012 yang isinya "Menyetujui Pembangunan Pabrik Semen Di rembang Jateng".

Pelaksanaan Pembangunan Pabrik Semen di Rembang Jawa Tengah dengan memperhatikan peraturan Undang-undang antara lain :
  1. Undang-Undang no.26/2007 tentang Penataan Ruang
  2. Peraturan Pemerintah No.26/2008 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.
  3. Perda Provinsi Jawa Tengah No.6/2010 Tentang Rt/Rw  provinsi JawaTengah
  4. Perda Kabupaten Rembang No.14/2011 tentang Rt/Rw Kabupaten. Rembang
  5. Perbup Rembang No.37/2011 Tentang Perijinan Pemanfaatan Ruang di Kab. Rembang
  6. Kep Man ESDM No.0398k/40k/pmp 2005 Tentang penetapan Kawasan Karst Sukolilo
  7. Per Gub Jawa Tengah no 128/2008/ Tentang Penetapan Kawasan Lindung Sukolilo
  8. Keputusan Menteri ESDM No.2641K/40/MEM/2014 Tentang Penetapan Bentang Alam Karest Sukolilo.
Setelah memperhatikan aspek peraturan Perundang-Undangan dan AMDAL yaitu pengamatan yang dilihat dari aspek ekologi,geologi, sosial-ekonomi, tehnik dan sosial lingkungan maka Semen Indonesia mendirikanlah Pabrik Semen di Rembang. Sedangkan peraturan dan perizinan pra project memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut :
  • Memenuhi Peraturan : Memenuhi 35 perizinan yang di persyaratkan
  • Amdal : Proses studi Amdal penambangan dan pembangunan Pabrik Semen di kabupaten Rembang telah memenuhi 12 tahap persyaratan yang ditentukan.
  • surat Persetujuan Prinsip Pinjam Pakai Kawasan Hutan Seluaas 131,87Ha oleh Menteri Kehutanan No.S.661/Menhut-VII/2003 tanggal 2013
  • Surat Keputusan Menteri Kehutanana No.SK-471/Menhut-11/2004 Tentang Pelepasan Kawasan Hutan Produksi Tetap Bagian Hutan Sulang Timur untuk likasi Plant site Atas Nama PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk yang terletak di kabupaten Rembang , Provinsi Jawa Tengah Seluas 56,8 Hektar
Jika kita melihat begitu banyaknya Peraturan Perudang-Undangan , Amdal serta Peraturan Menteri Kehutanan yang harus dipatuhi  oleh PT. Semen Indonesia untuk membangun Pabrik Semen di Rembang, sebagai orang awam, saya menilai bahwa pembangunan  ini tidak ada masalah, karena sebelum dilakukan proyek pembangunan seharusnya  sudah dilakukan penelitian secara mendalam dan menyeluruh terhadap  lokasi yang akan dibangun pabrik.

Selain itu pembangunan Pabrik Semen Rembang di Desain dengan konsep Modern dengan pengelolaannya yang ramah lingkungan. Sebelum melakukan proses pembangunan pabrik banyak faktor yang harus diperhatikan seperti iklim, kelembaban udara,temperatur untuk melakukan penelitian ini maka dibuatlah Laboratorium dan Stasiun Klimatologi. 

Selain itu dilakukan juga sistem monitoring sumber daya air seperti pembuatan Sumur pantau dalam upaya sebagai laboratorium sustainable mining dan keperdulian Perseroan terhadap lingkungan selain itu dengan membuat Desain penambangan Block Mining system yang setelah selesai di tambang daerah tersebut dapat menjadi lahan yang lebih hijau dan produktif serta penambangan yang dilakukan harus ramah lingkungan dan meningkatkan daya dukung lingkungan. 

Selain mengembangkan penambangan yang ramah lingkungan , Pembangunan Pabrik baru di Rembang juga berupaya untuk mengentaskan kemiskinan yang ada di daerah tersebut. Satu hal yang harus kita ketahui bahwa struktur tanah di derah Rembang adalah batuan kapur sehingga sulit untuk mendapatkan air, untuk mendapatkan air bersih dibutuhkan perjalanan panjang ke sumber mata air. kini dengan di bangunnya pabrik semen baru di daerah Rembang kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi.   

Pemenuhan kebutuhan air ini merupakan salah satu Program CSR yang dilakukan oleh Pabrik Semen Rembang dalam rangka meningkatkan Perekonomian Masyarakat di sekitar Pabrik. Walaupun Pabrik Baru ini belum melakukan penambangan karena adanya sengketa ini namun masyarakat sekitar sudah merasakan manfaat dari kehadiran Pabrik Semen Rembang di tengah-tengah mereka.

Upaya pemenuhan Kebutuhan air bagi warga Rembang  dilakukan dengan cara membangun Embung di tiga wilayah yaitu antara lain Tegal Dowo, Kumendung dan Maguan. fungsi dari dibuatnya embung ini antara lain :
  1.  Recicle air untuk operasi pabrik
  2.  Menampung air hujan (Pengendalian Banjir)
Selain itu membangun program pipanisasi di daerah Pasucen dan Kajar, dengan demikian daerah-daerah yang dulunya kekurangan air kini dapat merasakan nikmatnya mendapatkan air bersih. 

Selain itu program CSR yang dilakukan oleh Pabrik Semen Rembang terhadap warga sekitarnya adalah penyerapan tenaga kerja. Dengan dibangunnya pabrik Semen Rembang dapat menyerap tenaga kerja yang cukup tinggi sehingga kesejahteraan masyarakat sekitar mulai mengalami peningkatan .

Kemudian program CSR selanjutnya adalah dengan melakukan kemitraan dengan masyarakat sekitar seperti memajukan UKM yang berkembang di masyarakat Rembang, Pembangunan sarana dan Prasarana, Program Jamban Sehat Program Bedah rumah, Program Seni dan Budaya, olahraga serta sosial kemasyarakatan, pendidikan dan pelatihan, peningkatan kesehatan , pasar murah, program penghijauan dan pelestarian alam.

Dari apa yang sudah kita lihat terlepas dari pro dan kontra yang berkembang di masyarakat tentang pembangunan Pabrik Semen Rembang, apa yang sudah dilakukan oleh Pabrik Rembang sudah di rasakan oleh masyarakat sekitarnya, mereka merasakan bahwa kebutuhan mereka akan air bersih sudah mulai terpenuhi, penghasilan mereka pun mulai mengalami peningkatan karena penduduknya banyak yang bekerja di pabrik, ekonomi di daerah rembangpun sudah menunjukan geliatnya. 

Satu saja pertanyaan yang saya ingin sampaikan jika Pabrik Semen Rembang ditutup dan tidak boleh berproduksi akankah masyarakat sekitarnya kembali ke masa lalu ? dan siapa yang akan mengambil alih pabrik yang sudah di bangun oleh PT. Semen Indonesia jika di tutup dan tidak boleh berproduksi dan menambang lagi. Apakah akan di jual ke pihak asing lagi ??